Bawahan Seberang 13 Juli 2026 Dalam rangka memohon perlindungan dari segala marabahaya dan memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau yang cukup panjang, warga Desa Bawahan Seberang menggelar kegiatan pembacaan Sholawat Burdah secara keliling desa. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Guru Rafiqi Salman dan diikuti secara antusias oleh seluruh lapisan masyarakat setempat.
.jpeg)
Kegiatan dimulai pukul 21:00 Malam Rombongan warga berjalan beriringan sambil melantunkan Sholawat Burdah dengan suara yang merdu dan khusyuk. Mereka melintasi jalan-jalan utama, pemukiman warga, serta lahan pertanian dan perkebunan yang mulai terasa kering akibat minimnya curah hujan selama beberapa bulan terakhir.

Menurut Guru Rafiqi Salman, Sholawat Burdah dikenal sebagai salah satu amalan yang memiliki keutamaan besar untuk mendatangkan keberkahan, melapangkan rezeki, sekaligus menjadi penolak bala dan musibah. “Di tengah musim kemarau ini, kami tidak hanya memohon agar hujan segera turun dan menyuburkan kembali tanah kami, tetapi juga memohon agar desa ini senantiasa dijauhkan dari penyakit, kebakaran, serta segala hal yang dapat merugikan warga,” ujarnya saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini selain sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW, juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antarwarga Desa Bawahan Seberang. “Semangat kebersamaan ini yang menjadi kekuatan utama kami. Semoga lantunan sholawat ini menjadi wasilah diterimanya segala doa dan harapan kita bersama,” tambahnya.
Pambakal Bawahan Seberang, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Kami sangat senang bisa ikut serta. Semoga dengan membaca sholawat ini, desa kami segera mendapatkan berkah, hujan turun, dan segala urusan warga dipermudah,” katanya.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan selama kurang lebih tiga jam. Setelah selesai berkeliling, seluruh peserta berkumpul kembali di Balai Desa untuk berdoa bersama dan makan bersama sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan.
.jpeg)
Warga Desa Bawahan Seberang berharap kegiatan serupa dapat terus dilestarikan, tidak hanya di musim kemarau, tetapi juga menjadi tradisi rutin yang memperkuat nilai keagamaan dan persatuan di tengah masyarakat.
