Pemerintah Desa Bawahan Seberang Yuang menggelar pertemuan Rembuk Stunting yang berlangsung di Balai Desa setempat pada Rabu (1/7/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah nyata dalam pencegahan dan penurunan angka stunting di wilayah desa.

Pertemuan tersebut dihadiri secara langsung oleh Kepala Desa (Pambakal) Bawahan Seberang Yuang, Camat Mataraman, serta perwakilan tenaga kesehatan dari Puskesmas Mataraman dan KUA Matgaraman. Selain itu, turut hadir juga perangkat desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan sejumlah warga yang memiliki balita serta ibu hamil.

Dalam sambutannya, Pambakal Bawahan Seberang Yuang menyampaikan bahwa penanganan stunting menjadi prioritas utama pembangunan desa. “Stunting memengaruhi kualitas generasi mendatang, sehingga penanganannya tidak bisa dilakukan sendirian, melainkan butuh kerja sama semua pihak,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Mataraman menekankan pentingnya komitmen bersama mulai dari tingkat desa hingga keluarga. Ia juga mengapresiasi inisiatif yang diambil pemerintah desa untuk mengumpulkan seluruh pemangku kepentingan dalam satu forum.

Perwakilan dari Puskesmas Mataraman memberikan pemaparan mengenai penyebab utama stunting, tanda-tandanya, serta cara pencegahannya. Materi yang disampaikan meliputi asupan gizi seimbang, pola asuh yang baik, pemeriksaan kesehatan rutin bagi ibu hamil dan balita, serta pentingnya akses air bersih dan sanitasi yang layak.
Pada sesi diskusi, warga dan kader kesehatan menyampaikan berbagai kendala yang ada di lapangan. Bersama-sama disepakati sejumlah rencana tindak lanjut, antara lain peningkatan pembinaan gizi, pemeriksaan kesehatan berkala, serta penguatan peran kader di setiap lingkungan desa.

Kegiatan Rembuk Stunting ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang efektif untuk menurunkan angka stunting di Desa Bawahan Seberang Yuang secara bertahap dan berkelanjutan.