Mahasiswa dari kelompok Borneo Lestari menggelar kegiatan sosialisasi tentang Bapidara dengan cara yang unik dan menarik, yaitu dikemas melalui pertunjukan seni tradisional Madihin. Kegiatan ini berlangsung di balai warga Desa Bawahan Seberang, Kecamatan dan Kabupaten setempat.

Sosialisasi yang dikemas dalam bentuk seni ini dihadiri langsung oleh Pambakal Desa Bawahan Seberang beserta perangkat desa, serta diikuti oleh ratusan warga masyarakat dari berbagai kalangan usia yang antusias menyaksikan rangkaian acara.

Dalam penyampaiannya, para mahasiswa menyisipkan pesan-pesan penting mengenai pengertian, tujuan, manfaat, serta aturan-aturan yang berkaitan dengan Bapidara ke dalam lantunan syair dan irama khas Madihin. Pendekatan ini dipilih agar materi yang disampaikan lebih mudah dipahami, diingat, dan terasa akrab bagi masyarakat yang selama ini sudah mengenal dan menyukai kesenian lokal tersebut.
.jpg)
Pambakal Desa Bawahan Seberang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas cara penyampaian informasi yang kreatif ini. “Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini. Menggabungkan pesan penting dengan kesenian daerah membuat warga tidak merasa bosan dan lebih mudah menerima informasi. Ini adalah cara yang tepat untuk melestarikan budaya sekaligus memberikan pengetahuan baru,” ujarnya.
Sementara itu, koordinator kegiatan dari kelompok Mahasiswa Borneo Lestari menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah agar masyarakat lebih mengenal dan memahami apa itu Bapidara, serta dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga ketertiban dan kesejahteraan bersama. “Kami ingin pembelajaran tidak hanya bersifat teori, tapi juga menyentuh budaya lokal agar lebih dekat dengan hati masyarakat,” tambahnya.
.jpg)
Kegiatan berjalan lancar dan diakhiri dengan sesi tanya jawab santai antara mahasiswa dan warga, di mana masyarakat dapat menyampaikan pertanyaan atau pendapat mereka mengenai materi yang telah disampaikan.